Legislator Nasdem, Hj. Sri Wahyuni, S. Sos Gandeng Anak Muda Ponorogo Dalam Reses

0
283

PONOROGO – Salah satu elemen penggerak kemajuan suatu bangsa adalah generasi muda. Oleh karenanya tidak ada salahnya salah satu anggota DPR RI dari Dapil Jatim VII,  Hj. Sri Wahyuni,  S. Sos menggandeng Karang Taruna Kabupaten Ponorogo dalam kegiatan Reses di Rumah Makan Bale Roso Ponorogo, Jumat (27/12/2019). 

Selain diikuti oleh pengurus Karang Taruna Kabupaten Ponorogo, Reses juga dihadiri oleh pengurus Karang Taruna dari beberapa desa yang ada di Bumi Reyog. Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Ponorogo, Khoirul Anwar mengucapkan terimakasih kepada Hj. Sri Wahyuni yang menggandeng Karang Taruna dalam kegiatan Reses kali ini. 

Menurut Khoirul Anwar,  anak muda adalah generasi dan kader desa dalam membangun desa/kelurahan. “Generasi muda harus kreatif dan inovatif sehingga sosok muda yang maju. Karena yang muda adalah harapan. Mumpung ada wakil kita di DPR RI, monggo usul kegiatan yang perlu mendapatkan support pusat,” papar Khoirul Anwar. 

Masih menurutnya, anak muda bisa menjadi mitra dan pelopor dalam kegiatan sosial, seperti kegiatan bedah rumah. “Kami baru saja melakukan kegiatan reboisasi penghijauan di Kabupaten Ponorogo,” jelasnya. 

Sedangkan Bupati Ponorogo, H. Ipong Muchlissoni yang hadir dalam Reses Hj. Sri Wahyuni menagaku bangga dengan karang taruna di seluruh desa se-Kabupaten Ponorogo. “Sehingga kami memerintahkan Kepala Desa mengganggarkan minimal 5 Juta Rupiah bagi karang taruna di masing-masing desa,” tandas H. Ipong.

Bahkan Bupati Ipong juga mewajibkan pembentukan karang taruna bagi desa yang belum memiliki Karangtaruna. “Anak muda harus tetap semangat karena merupakan agen perubahan kemajuan daerah,” imbuhnya. 

Sementara itu, Hj. Sri Wahyuni juga mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan oleh Karang Taruna di Kabupaten Ponorogo. Pihaknya mengaku akan mengawal program pusat untuk masyarakat Kabupaten Ponorogo. “Generasi muda harus menjadi pelopor dalam pembangunan daerah dan menjaga hasil pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah saat ini,” tutur Hj. Sri Wahyuni. 

Pada kesempatan itu dia juga menjelaskan tugas dan fungsi DPR RI serta beberapa program dalam bidang infrastruktur seperti bedah rumah, PISEW, jembatan gantung serta pelabaran jalan penyangga tol Madiun. Dalam acara itu juga diadakan tanya jawab serta serap aspirasi. 

Veri Adi Wirawan dari Karang taruna Nusa Bhakti Desa Mojomati, Kecamatan Jetis menekankan perlunya anggaran karang taruna yang sepesifik untuk mengedukasi mungkin anak muda desa untuk menumbuhkan rasa cintanya kepada desa. “Dan rasa memiliki desa mungkin bisa melalui pelatihan dan mendatangkan narasumber yang kompeten sehingga bisa merubah mandset generasi muda  desa yang sebelumnya hanya individu menjadi organisasi, karena memang faktanya banyak anak muda desa yang pintar tetapi masih indviualis dangan kata lain masih enggan memikirkan desanya. Maka dari itu sekali lagi perlunya edukasi untuk pemuda dan pemudi supaya cinta dan memiliki desa,” ungkap Veri. 

Sementara itu Asrofi dari Karang Taruna Desa Munggung,  Kecamatan Pulung berharap pembangunan sarana olahraga bola voli, futsal dan bulu tangkis berupa pembangunan mini GOR. “Agar torehan prestasi atlet muda desa di kancah lebih tinggi bisa diraih,” ucap Asrofi. 

Amroni dari Karang Taruna Desa Bringinan,  Kecamatan Jambon mengusulkan bantuan alat atau mesin packing produk unggulan Keripik Ampas Tahu. Hal sama disampaikan oleh Haris Kadir dari Karang Taruna Desa Prayungan,  Kecamatan Sawoo yang berharap ada dukungan pembentukan organisasi pencinta olahraga sepeda di Kabupaten Ponorogo. “Sekaligus pembangunan sarana latihan olahraga sepeda di Kabupaten Ponorogo,” urai Haris Kadir. 

Menanggapi banyaknya usulan dan aspirasi, Hj. Sri Wahyuni berjanji akan berkoordinasi di tingkat pusat serta dengan Pemkab Ponorogo.  (Nurcholis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here